Tuesday, September 25, 2018

Saya Merasa Sendiri & Kesepian Tidak Punya Banyak Teman Dekat Satupun

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
gara fobsos saya gak punya sahabat sama sekali Saya Merasa Sendiri & Kesepian Tidak Punya Banyak Teman Akrab Satupun

Gara-gara fobsos saya gak punya sahabat sama sekali, apa kalian yang Fobsos masih punya sahabat ?

Aku gak punya teman. Kehidupanku selalu dikucilkan dari yang lain. Aku jelek, saya miskin, saya pemalu, dan sederet kekurangan lain.

Di sekolah saya dihargai. Rata-rata murid (bahkan guru) menghargaiku perihal nilai. Aku punya satu orang sahabat yang dapat ku sebut sebagai sahabat. Dia paling mengerti aku. Bahkan rela mengalah dengan perilaku kekanakan dan keegoisanku. Dia baik banget.

Setelah lulus SMK, semua kembali ke semula. Aku yang gak punya teman. Selain bersama mama saya merasa benar-benar sendiri. Aku ini korban bully sewaktu SD. Menyedihkan hidupku. :(

Keseharianku hanya online. Aku membisu begitu pun masih aja banyak yang komentar miring tentangku. Pengangguran, tukang online, bisanya ngabisin duit orang tua, dan sederet cemooh lain.

Di media umum ini setidaknya saya dapat tersenyum. Bisa mencicipi apa itu namanya kebahagiaan, meskipun sedikit.

Di dunia maya ini, dapat mencicipi kebahagiaan. Walaupun bahwasanya ini kebahagiaan semu. Bahkan mungkin bahwasanya hanya memperburuk keadaan.

Mereka selalu saja protes. Aku depresi dibuatnya. Kadang kepikiran untuk bunuh diri. Tapi saya takut di dunia selesai hidup nanti lebih parah menderita dibanding sekarang.
Aku pernah beberapa kali udah jedotkan kepala ke besi, bekap muka pakai bantal. -_-

Aku ngerasa stres banget. -_-
Kehidupanku menyedihkan

Saya juga masih gak tahu apa yang harus saya lakukan dengan fobia sosial ini. Mendengarkan kata-kata mutiara menyerupai "ayo semangat/ jangan mengalah dsb" udah bosen saya.

Masih mending bully antar cewek. Kalo bully antar perjaka malah lebih parah dan lebih tega. Saya ketika masih sekolah biasa dianiaya. dari SD hingga SMK. Hampir tiap hari dibully. Aku sendiri cuma anak pekerja bangunan.

Hampir tiap hari di sekolah dipukuli bahkan dipukulin rame rame bukan alasannya ialah saya melaksanakan kesalahan tapi alasannya ialah mereka memang hobi membully orang yang kelihatan lemah, tidak tidak tegas, culun, dan yang dianggap idiot bagi mereka.

Dipukulin itu keseharian saya di sekolah. Selain itu juga dijambak, mataku diolesin cabe, kepalaku dilemparin batu, ditendang, dijambak, dicekik, dipermalukan, duitku dipalak mulu, alat alat tulis diambilin, seragam sekolahku dicoret coretin pake pulpen, seragam putihku diolesin tinta, jadi materi olok-olokan mulu...

Akibatnya dulu saya sering cemas hiperbola jikalau tiba ke sekolah.

Masih mending pengangguran tapi cewek. Tidak begitu aib maluin. Kalau perjaka gres malu-maluin jikalau nganggur lama. Saya ialah pengangguran. Dan juga punya macam macam dilema kesehatan yang nggak ada habisnya hingga sekarang.

Adakah beberapa yang masih mau menemaniku walau keadaanku menyerupai ini?

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 comments:

Recent Articles

Blogroll

Recent News

© 2014 Sahabat sehat.
Powered by Themes24x7 .
back to top