Tuesday, September 25, 2018
Pengalaman Penderita Gerd Dapat Menjadikan Berat Tubuh Turun Drastis
Posted by Mr sumari at September 25, 2018
0 Comments
Salam kenal semuanya..
Maaf gres kini “ngomong” nya, hehehe alasannya begitu lihat blog ini (Maret 2018) saya langsun jadi silent reader dan banyak baca artikel di blog ini. Dari yang di share banyak membantu saya
dalam lebih mengenal sakit ini dan memotivasi untuk terus berfikir positif, dan juga sharing teman-teman yang sangat-sangat membantu.
Makara saya ngga eksklusif nanya-nanya, tapi eksklusif baca-baca dulu saja... alasannya ternyata most of the questions & keluhan yang mau saya tanya, sudah pernah di tanyakan dan jawabannya juga sudah banyakkkk.. fitur "search" juga saya pergunakan banget! so Thank you teman-teman yang sudah sharing.. hehehe.
Saya mulai mencicipi sensasi GERD di bulan November lalu, tanpa saya tau jikalau saya lagi sakit apa waktu itu. Setelah saya trackback ternyata tanda-tanda menuju sakit asam lambung sudah ada jauh sebelum 2017.
Hampir setiap saya telat makan, perut menyerupai banyak gas dan kepala pusing, tapi dulu saya kira itu hanya alasannya masuk angin biasa saja, jadi cuman minum jamu yang katanya sanggup menolak angin, dan jikalau hingga pusing, saya minum Panadol biru atau merah, atau kerokan sekalian pijat reflexy.
Sensasi GERD & Anxiety gres terasa di bulan Nov lalu.. Suatu pagi, di hari Sabtu, lagi santai nonton TV tiba-tiba jantung berdebar kenceng dan sesak nafas, saya kira saya mau mati ketika itu, mungkin ini serangan jantung, makin panik! Keleyengan.. minta di antar ke UGD, Bersyukur istri saya tenang, dan ia ajak saya keluar rumah untuk hirup udara luar ruang.. ambil nafas buang nafas dan alhasil hilang juga sensasi yang saya rasakan ketika itu.
Setelah insiden itu, menyerupai orang-orang pada umumnya, eksklusif cari diagnosa lewat mbah Google, oh katanya sanggup jadi asam lambung tinggi. OK! Saya hanya siapkan obat pereda maag/kembung cair saja.
Terus saya sangat ingat nih, beberapa hari sesudah itu, malem-malem, saya lapar terus saya pesan INTERNET pedas di warung yang katanya “ngga normal” itu.. Perut kenyang terus ngantuk donk, nah tengah malam saya kebangun dengan sensasi yang pernah saya rasakan sebelumnya di tambah perut begah, ga yummy banget!. Akhirnya ngga sanggup tidur hingga pagi.
Lagi-lagi saya hanya mengandalkan mbah Google.
Dan mulailah pencarian obat dan herbal yang ampuh (dan sanggup cepat) untuk nyembuhin Aslam tinggi ini di mulai.
Dari kunyit kapsul, jahel kapsul, temulawak kapsul, jelly gamat, hingga nyari di E Commerce apps dan beli beberapa herbal yang katanya sanggup nyembuhin, semua sudah saya coba.
Sampai bulan Desember Gak sembuh juga, sempat kena serangan panic attack (Anxiety) beberapa kali lagi, juga insomnia hampir setiap malam! nyiksa banget, saya jikalau malem, hingga harus pasang youtube putar video-video white noise atau hipnosis buat tidur.
Akhirnya saya cek darah lengkap sekaligus EKG & Threadmill. Hasil bagus. Dokter Labnya bilang jikalau sensasi-sensasi itu sanggup jadi alasannya Asam Lambung tinggi atau GERD. Di sarankan ke Dokter penyakit dalam.
Saya ngga eksklusif ke Internist, kebetulan ada anggota keluarga yang dokter umum, di kasih Lansoprazole saja. lagi-lagi alasannya ngga merasa ada perubahan yang significant (baca: instant) saya ga lanjut minum obat itu.
Phase 2 mencari obat herbal lagi.. dari madu yang khusus maag dan aslam katanya, cereal khusus aslam, dll.
Oh iya dari Bulan Desember 2017, saya juga ganti sajian makanan, jadi hanya makan nasi, sayur bening dan telur rebus. itu saja. Badan makin lemas, perut juga tetep mencicipi sensasi-sensasi GERD. Di Phase ini saya sudah menghidari Roti, Susu, Daging sapi, hasil research sendiri, hahaha. No more Bakmie apapun buat saya.
January alhasil saya memutuskan ke Dokter Penyakit Dalam (KGEH) yg lokasi RSnya tidak mengecewakan jauh dari domisili saya.
Dokter, begitu periksa eksklusif ngomong "Ini mah alasannya cemas nih.." sambil senyum. terus saya di USG, banyak gas di lambung, penggalan lain normal. Di Jadwalkan ahad depannya untuk Endos, dikasih resep obat.. resepnya ga saya tebus. saya bandel, mindset saya masih yang "nanti obat-obatnya sanggup bikin rusak ginjal" mungkin itu juga alasannya ke parno-an saya, effect dari penyakit GERD ini. Lagian Obatnya ada yang mahal, yang satu butirnya 24rb!. Dan saya ga balik lagi buat Endos, alasannya takut dan belum siapin dana buat Endoskopi.
Balik ke minum kunyit, kali ini biang kunyit. Setiap hari minum...
Setiap merasa membaik, saya bandel, cheatingnya makan junkfood!
Habis cheating ngga mungkin ngga keluar tuh sensasi.. gres deh balik ke masakan "bersih" versi saya tadi.
Bulan February, berat tubuh makin turun dan makin stress, sensasi juga masih mampir. Akhirnya ke Dokter penyakit dalam (KGEH) lagi, kali ini di RS yang bersahabat rumah. Di USG lagi, hasilnya sama ; banyak gas.. di sarankan Endoskopi. Diresepkan obat berbeda (Rantin). Not getting any better. Biaya Endoskopinya juga lebih mahal disana, jadi saya pending lagi.
Sampailah di bulan Maret 2018, alasannya makin stress, berat tubuh turun terus, sensasi-sensasi terus ada, padahal udah makan "bersih" versi saya. Aktifitas kerja dan berosialisasi sangat tergangg selama beberapa bulan itu.
Akhirnya saya balik ke Dokter Penyakit Dalam (KGEH) yang pertama untuk di Endoskopi. Saya di bius lokal. hanya 5 menit pemeriksaan.
Dokter waktu liat hasil tau jikalau saya ngga minum obatnya. hehehe. Diagnosanya n biopsi: GERD, Lambung saya ada lecet-lecet, dan pengikisan asam lambung di esofagus yang menjadikan radang, Tidak ada basil H.pylori.
Saya curhat soal BB yang turun terus (dari 81 ke 69 dalam rentan 3 bulanan)
Dokter nanya mmgnya bapak makan apa?
terus saya jawab : Nasi putih, Telur rebus, bayam rebus, sayur labu. itu aja Dok, Karena pantangannya khan banyak banget saya baca di INTERNET.
Dokter bilang Ya terperinci pak!, jikalau hanya makan kaya begitu gimana ngga turun BB dan makin lemas khan ? makin stress makin cemas, sulit sembuh deh nanti kalo begitu terus..
Saya disuruh MAKAN YANG BENAR, JANGAN TELAT MAKAN, hindari pedas, asam, gorengan.. perbanyak sayur dan buah, diMINUM OBATnya dan MANAGE STRESS! alias JANGAN CEMAS! JANGAN MEROKOK (kebetulan saya sudah berhenti lebih dari 5 tahun), dan JANGAN KONSUMSI Minuman beralkohol (Saya juga bukan peminum).
Dokter ingetin juga jikalau obatnya jangan sembarang berhenti, alasannya ini kaya terapi, jadi harus di minum, sesuai yang di anjurkan. Sampai ada catatan jam jam nya semoga saya ngga telat makan.
Saya alhasil tebus obatnya, mulai mengikuti saran dokter, masakan lebih variasi tetapi tidak makan gorengan, no gluten, dan obat di minum rutin sesuai resep dokter.
Alhamdulillah, saya mencicipi ada perbaikan, dan memang tidak instan, dengan disiplin jam makan dan minum obat pun tetap masih mencicipi sensasi-sensasi.. tapi saya terus berusaha berpikir positif dan berserah kepada, dan bukan mengalah pada keadaan.
Dosis obat sudah dikurangi, dari yang 3 macam obat sehari 3 X, kini sudah tinggal 1 macam obat sehari 1 X.
Terus join grup ini, wah makin seneng lagi, alasannya sanggup resep-resep masakan sehat, wacana alkaline food, juice dan the amazing HERBAL TEA!
saya banyak berguru wacana 3P (Pola makan, referensi hidup, referensi pikir) , how to deal with anxiety dan masih banyak lagi.
Saya belum sembuh, tapi saya mau menjalankan hidup sehat yang nantinya mudah-mudahan membawa saya pada kesembuhan. semua perlu proses, tidak sanggup instan.
Mohon maap sekali post panjang bener.
Semangat sehat semuanya!!
Berserah tapi jangan menyerah. Surrender but don't give up!
Tags: GERD
Labels
- Aktifitas
- Anak
- Anti Sosial
- Anxiety
- Asam Lambung
- Autisme
- Bipolar
- Broken Home
- Curhat (Curahan Hati)
- Depresi
- Diabetes
- Fobia Sosial
- Gangguan Jiwa
- Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder)
- Gastro Esophageal Reflux Disease
- GERD
- Hipokondria
- Indigo
- Insomnia
- Introvert
- Kekerasan Dalam Rumah Tangga
- lainnya
- Lifestyle
- Makanan
- Motivasi
- Olahraga
- Panic Attack (Serangan Panic)
- Parenting's
- Pengetahuan Kesehatan
- Penyakit
- Penyakit Jiwa
- Phobia
- Psikologi
- Psikosomatik
- Skizofrenia
- Social Phobia
- Stress
- Wanita
Blogroll
Comments
-
Bagaimana Pengaruh Samping Saya Putus Alprazolam 0.5 Mg Jangka Panjang?
-
Cerita Pengalaman Penderita Gerd Yang Sembuh Total Dari Asam Lambung
-
Aku Benci Tidak Menerima / Dianggap Pada Kiprah Kelompok Di Sekolah
-
Pengalaman Hipokondria Aku Selalu Khawatir Mengira-Gira Penyakit
-
Ciri-Ciri Akan Sembuh Dari Gerd Menurut Pengalaman Aku Pribadi
-
Cara Mengatasi Gerd Yang Menyiksa Tanpa Obat Ialah Dengan Pasrah
-
Testimoni Sembuh Dari Psikosomatis
-
27 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil (Serta Tips Pentingnya)
-
Ketika Wanita Introvert Jatuh Cinta & Susah Sanggup Jodoh
-
Kisah Penderita Bipolar Disorder Benci (Jijik) Akrab Dengan Orang Lain
Popular Posts
- Aktifitas
- Anak
- Anti Sosial
- Anxiety
- Asam Lambung
- Autisme
- Bipolar
- Broken Home
- Curhat (Curahan Hati)
- Depresi
- Diabetes
- Fobia Sosial
- Gangguan Jiwa
- Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder)
- Gastro Esophageal Reflux Disease
- GERD
- Hipokondria
- Indigo
- Insomnia
- Introvert
- Kekerasan Dalam Rumah Tangga
- lainnya
- Lifestyle
- Makanan
- Motivasi
- Olahraga
- Panic Attack (Serangan Panic)
- Parenting's
- Pengetahuan Kesehatan
- Penyakit
- Penyakit Jiwa
- Phobia
- Psikologi
- Psikosomatik
- Skizofrenia
- Social Phobia
- Stress
- Wanita
Labels
Categories
- Aktifitas
- Anak
- Anti Sosial
- Anxiety
- Asam Lambung
- Autisme
- Bipolar
- Broken Home
- Curhat (Curahan Hati)
- Depresi
- Diabetes
- Fobia Sosial
- Gangguan Jiwa
- Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder)
- Gastro Esophageal Reflux Disease
- GERD
- Hipokondria
- Indigo
- Insomnia
- Introvert
- Kekerasan Dalam Rumah Tangga
- lainnya
- Lifestyle
- Makanan
- Motivasi
- Olahraga
- Panic Attack (Serangan Panic)
- Parenting's
- Pengetahuan Kesehatan
- Penyakit
- Penyakit Jiwa
- Phobia
- Psikologi
- Psikosomatik
- Skizofrenia
- Social Phobia
- Stress
- Wanita
Advertisement
Labels
- Aktifitas
- Anak
- Anti Sosial
- Anxiety
- Asam Lambung
- Autisme
- Bipolar
- Broken Home
- Curhat (Curahan Hati)
- Depresi
- Diabetes
- Fobia Sosial
- Gangguan Jiwa
- Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder)
- Gastro Esophageal Reflux Disease
- GERD
- Hipokondria
- Indigo
- Insomnia
- Introvert
- Kekerasan Dalam Rumah Tangga
- lainnya
- Lifestyle
- Makanan
- Motivasi
- Olahraga
- Panic Attack (Serangan Panic)
- Parenting's
- Pengetahuan Kesehatan
- Penyakit
- Penyakit Jiwa
- Phobia
- Psikologi
- Psikosomatik
- Skizofrenia
- Social Phobia
- Stress
- Wanita

Facebook
Twitter
Google+
Rss Feed
0 comments: