Tuesday, September 25, 2018

Kecemasan Sebagai Pengidap Phobia Sosial Dikala Bertemu Orang

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments

 Tiada yang paling menyedihkan selain menjadi pengidap sosial phobia Kecemasan sebagai Pengidap Phobia Sosial ketika Bertemu Orang
Phobia Sosial

Tiada yang paling menyedihkan selain menjadi pengidap sosial phobia, tidak bisa menikmati apa-apa selama hidup, hidup terbuang sia-sia, pertumbuhan kedewasaan tidak normal, kesepian, dibenci banyak orang dan di anggap sakit jiwa karena sembunyi terus tidak mau gabung sama orang-orang.

Tidak pernah mersakan yang namanya pacaran karena takut dengan lawan jenis, tidak tau bagaimana menjalani masa depan, tidak tau bagaimana caranya tertawa, senang-senang bersama teman-teman, merasa tidak pernah dewasa, tidak ada yang mengangap dalam urusan apapun.

Jadi saya merasa jadi orang kurang pintar sedunia karena tidak tau apapun, rasanya apalah arti hidup.tidak tau apapun, sungguh malang jadi penderita sp, tidak ada yang tau saya menderita ini dari kecil, tidak ada yang obati, saya hanya bisa mengeluh.sama orang tuaku, saya tidak bisa berteman.ortu kakak-kakak q semua gak ada yang percaya sakit ini.gak ada yang mengerti dan peduli, buatq kabur dari rumah.kesepian tapi gak besar lengan berkuasa lama-lama erat orang sakit.

@Penderita Sosial Phobia mempunyai kecemasan tinggi di situasi sosial apapun ibarat memulai percakapan, bertemu orang baru, bicara dengan lawan jenis, bicara dengan orang yang punya figur otoritas (punya jabatan tinggi / kekuasaan), pergi ke mal, tampil di depan umum, makan di daerah umum, menulis sambil diawasi orang lain.

@gejala yang mengindikasikan fobia sosial bervariasi, mulai dari tanda-tanda fisik hingga tingkah laris intens termasuk catatan emosi. Misalnya, banjir keringat cuek atau bahkan menyembunyikan dan menutup diri dari dunia luar, Keluhan sanggup berupa rasa aib (wajah merah), tangan gemetar, mual, atau ingin buang air kecil, bila berhadapan dengan kelompok sosial.gugup, malu, gemetar, deg-degan, mabuk, verbal dan tenggorokan kering, dan kesulitan bicara.

Jantung berdebar, sesak napas, kesemutan, serta perasaan takut yang tidak jelas. Fobia mempunyai ciri gemetar ketika berbicara, tangan yang berkeringat, rasa cemas yang berlebih, otot yang menegang, dan gampang pegal. Selain itu, sering muncul gangguan teladan tidur, merasa lelah, rasa sesakdi dada, dan pusing.

@Sebab Utamanya kebanyakan karena orang tersebut merasa tidak aman, merasa sendiri, merasa tidak ada yang melindungi. Kebutuhan dasar pertama dari manusia, yaitu rasa kondusif tidak terpenuhi

Macam-macam Phobia Sosial :

- Takut Bicara di depan orang

- Takut Keluar Rumah

- Takut Punya Pacar

- Takut Berteman

- Takut Menjadi Pusat Perhatian

- Takut Binatang

- Takut pada suatu tempat

- dll

@Dalam fobia sosial , kita didera perasaan takut atau cemas: dengan adanya kehadiran orang lain, kecemasan muncul ketika menjadi sentra perhatian orang lain atau ada rasa takut akan dinilai atau bertingkah laris memalukan.

Kecemasan sosial biasanya ditandai juga dengan rasa panik, terus-menerus merasa diawasi, dinilai, atau dipermalukan karena sikapnya sendiri.

Mereka takut menghadapi kritik, atau bahkan sekadar mendapatkan komentar dari orang lain. Mereka juga merasa tidak bisa berbicara di depan umum, adanya upaya menghindari orang lain, atau adanya pikiran bahwa ketika orang-orang sedang berada di daerah lain pun akan terus memikirkan kita.

Yang sebetulnya menciptakan kita takut yakni pengalaman pribadi yang seringkali kita pendam, ketika mencicipi malu, bersalah, direndahkan, ditolak, atau dihina. Pengalaman tersebut bisa terasa begitu menyakitkan, sampai-sampai menciptakan kita tak berdaya, jadi masuk akal saja bila kita bereaksi untuk mencegahnya ketika menghadapi situasi serupa.

Tapi dalam kasus fobia sosial , reaksi semacam itu selalu muncul meski sebetulnya tidak ada yang berpikir negatif perihal kita, tapi kita bersikeras dan percaya bahwa hal-hal menyakitkan itu niscaya terjadi, Fobia sosial biasanyadisertai dengan harga diri yang rendah dan takut akan dikritik.

Individu tersebut menyadari bahwa kecemasannya tersebut sangat hiperbola dan tidak masuk akal. Individu tersebut menghindari situasi sosial tersebut atau bila ia bertahan dengan situasi tersebut sanggup terjadi kecemasan yang intens atau penderitaan (distress).

Pengidap fobia sosial selalu merasa khawatir perihal bagaimana orang lain memandang dirinya. Terutama apabila tanda fisik ini dikenali orang di sekitarnya.

Penderitanya akan merasa semua mata tertuju kepadanya.ciri spesifik untuk fobia sosial yakni kecemasan bahwa dirinya akan dinilai atau diperhatikan oleh sekitarnya. kecemasan bila harus berbicara dengan pimpinan atau orang yang lebih senior daripada pasien.

Pikiran tidak rasional ini tiba tanpa bisa dikendalikan, sehingga menciptakan orang yang mengalami fobia sosial lebih cenderung menghindari situasi-situasi yang membuatnya mengalami kecemasan ibarat itu.

Kebanyakan dari mereka pernah mengalami insiden traumatik yang memalukan dimasa lampau.“Orang dengan fobia sosial melaporkan reaksi yang dirasakannya sungguh hiperbola dan tidak masuk akal.

Dan mereka merasa menderita karena tidak bisa meredakan reaksi ketakutan dan kekhawatiran ekstrem,”katanya. Mereka yang mengalami Fobia sosial juga lebih mungkin mengalami problem psikologis lain, ibarat kecemasan berlebihan, depresi, gangguan perilaku, dan penyalahgunaan narkoba.

Orang yang fobia sosial merasa sangat ketakutan dan tak tahu harus bersikap bagaimana dalam situasi sosial , baik pertemuan eksklusif atau pun ketika harus berbicara dengan orang lain di telepon. Biasanya mereka merasa semua orang memperhatikan dirinya.

Fobia sosial yakni orang yang takut pada acara sosial karena takut akan terjadinya rasa canggung dan cemas pada waktu makan, minum, berbicara di depan umum maupun dalam menghadapi jenis kelamin lain.

Fobia sosial biasanya disertai harga diri yang rendah dan takut untukdikritik.Gangguan kecemasan sosial (kadang disebut sebagai fobia sosial ) ditandai dengan perasaan cemas yang ekstrem dan kehilangan kepercayaan diri dalam situasi sosial .

Perasaan khawatir yang berlangsung jauh sebelum suatu insiden benar-benar terjadi.Anak yang terkena fobia mempunyai ciri kognitif ibarat takut pada evaluasi orang lain, takut dikritik, berfikir negatif, beranggapan orang lain manilai buruk perihal dirinya.

Selain itu, anak juga cenderung mengisolasi diri, lemah, bodoh, khawatir, dan takut bertemu orang asing. Malahan, anak merasa tidak bisa berkompetisi dan berperilaku sebagaimana orang lain.fobia sosial (ketakutan akan kehidupan, selalu berpikir negatif, pesimis, malas bekerjasama dengan semua orang, memusuhi semua orang)

@Gejala-gejala yang termasuk"Minder "

Seorang yang minder, biasanya punya teladan sikap ibarat berikut:

Merasa diri rendah, bodoh, tidak mampu, tidak pantas, dsb.

Kesulitan dalam bergaul, susah mendapatkan sahabat baru.

Merasa kurang nyaman bila ada seseorang yang mendekatinya.

Tidak berani memulai percakapan atauperkenalan dengan orang lain.

Malu mengungkapkan wangsit atau pendapatnya kepada orang lain.

Demam panggung, takut berbicara di depan umum (public speaking phobia).

Ketika masuk dalam lingkungan baru, ia cemas dan takut kalau orang-orang di lingkungan gres tersebut menolak atau tidak menyukainya.

Suka menyendiri karena merasa tidak adayang mau berteman.

Tegang atau grogi ketika berhadapan dengan orang lain yang gres dikenal sehingga tingkah lakunya terlihat kaku.

Merasa bahwa orang lain selalu memperhatikan kelemahannya.

Menganggap orang lain lebih jago daripada dirinya.

Membandingkan kelemahan dirinya dengan kelemahan orang lain.

Sensitif terhadap perkataan orang lain,meskipun hanya bercanda.

Fokus pada kelemahan diri. Orang minderselalu punya seribu alasan untuk menyalahkan atau meremehkan dirinya sendiri.

Sering menolak apabila diajak ke tempat-tempat yang banyak orang.

Tidak berani mendapatkan tanggung jawab yang besar karena takut gagal.

Kecewa pada diri sendiri karena tidak percaya diri, danmarah kepada orang lainyang tidak memperhatikan atau menghargainya.

Sering murung, gampang merasa sedih, danlelah.

Kurang semangat dalam menjalani acara dan gampang menyerah.

Sering melamun, dan mungkinmasih banyak lagi.

Penyebab Minder

Setiap insan yang lahir di dunia hanya membawa dua rasa takut alami, yaitu takut pada ketinggian dan bunyi keras. Jika Anda kini punya rasa takut, malu, grogi,atau minder selain kedua rasatakut tersebut, maka dipastikan rasa takut yang Anda miliki bukan karena secara genetis Anda punya sifat itu. Rasa minder yang Anda alami kini adalahpengaruh dari lingkungan Anda.

Dari hasil wawancara kami kepada klien yang mengalami problem kepercayaan diri, sanggup kami rangkum beberapa penyebab minder diantaranya:

Pengaruh lingkungan. Seorang bisa menjadi minder apabila selalu dilarang,disala hkan, tidak dipercaya, diremehkan oleh lingkungannya.

Sering diremehkan dan dikucilkan oleh sahabat sejawat.

Pola asuh orang renta yang sering melarang dan membatasi kegiatan anak.

Orang renta yang selalu memarahi kesalahan anak, tapi tidak pernah memberi penghargaan apabila anak melaksanakan hal yang positif.

Kurang kasih sayang, penghargaan, atau kebanggaan darikeluarga.

Tertular sifat orang renta atau keluarga yang minder.

Trauma kegagalan di masa lalu.

Trauma dipermalukan atau dihina di depan umum.

Merasa diri tidak berharga lagi karena pernah dilecehkansecara seksual.

Merasa bentuk fisik tidak sempurna. Padahal, berapa banyak tokoh besar yangtetap percaya diri meskipun secara fisik kurang menarik?

Merasa berpendidikan rendah.

@@*** Artikel ni saya buat ikut ayat yang saya rasa sesuai je.. berdasarkan apa yangaku baca kat internet berkaitanpenyakit yang sedang saya hadapiskrg ***

Social Phobia atau dalam bahasa mudahnya, “Fobia Sosial” yakni suatu jenis “penyakit” yang mengakibatkan penngidapnya menghadapi perasaan aib yang melampau dan kadangkala aib tak bertempat dan sebab-sebab aib itu tak munasabah langsung.

Perasaan aib yang melampau itu akan tiba secara automatik di dalam sesetengah situasi social, semasa berinteraksi dengan orang lain, terutama sekali orang yang tidak dikenali, dan kadangkala penghidapnya merasa ibarat sentiasa diperhatikan dan orang yang memerhatikannya itu sentiasa akan memberi pandangan negatif terhadap dirinya.

Perasaan “diperhati” dan“diadili” ini sebetulnya sangat menyeksakan dan kadangkala boleh tahap menjejaskan aktiviti seharian penghidapnya.

Orang yang menghidap Social Phobia sebetulnya memang sangat sedar bahwa apa yang sedang difikirkan mereka itu yakni sangat tidak rasional dan merepek sama sekali.

Kadang-kadang, orang yang disangka memerhatikannya itu walhal eksklusif takamibik peduli pun pasal diri dia. Tapi itulah, dah nama pun penyakit, mereka akan tetap berfikir ibarat itu.

Orang yang menghidap Social Phobia seboleh-bolehnya memangakan lari dan tidakakan menyertai aktiviti social. Mereka akan mengelakkan dari aktiviti yang memerlukan mereka berinteraksi dengan orang ramai kerana mereka fikir bahwa semua orang menyampaikan mereka miskin, jelek, bodoh, bodoh, skema, pelik, tak berkemampuan dan segala sifat-sifat negative yang anda boleh fikir sendiri….

Salah satu abjad orang yang menghidap social phobia yakni mereka akan merasa takut terhadap situasi social yang belum berlaku, situasi social yang bakal berlaku di masa akan datang. Misalnya, ia mendapatkan seruan ke parti hari jadi rakannya (itu pun kalau ia ada “rakan” yer…) ataupun keluarga ia nak buat kenduri kawin ke, gathering family ked an lain-lain aktiviti yang memang memerlukan perhubungan sosial sesame manusia.

Di dalamba hasa omputih, ianya disebut “anticipated anxiety”. Penghidap SA akan berasa takut, risau dan berdebar-debar sebelum melalui situasi tersebut. Kekadang, aktiviti tersebut hanya akan berlaku dalam masa (misalnya) enam bulan lagi!! Padahal, ia dah cuak semacam dari tarikh terima seruan tu lagi….

Ntah2 masa terima seruan tu pun muka ia dah semacam.. (mcm aku)… Jadi, masa ia berada kat kenduri kawin tu or gathering family tu, ia akan rasa teruk sangat, macam kurang pintar sangat, haish.. kenapalah saya boleh jejak kaki kat sini, dan tentunya ini akan menimbulkan penghidap SA akan diserang serangan PANIK yang teramat dimajlis tersebut. Namun selalunya, penghidap SA memang cuba untuk tidak menghadirkan diri.

Penyakit ini tersebar secara meluas di serata dunia dan berdasarkan perangkaan, di Amerika Syarikat, 13% rakyat Amerika menghidap penyakit ini (statistic ini tidak berapa terperinci sebenarnya…). Tidak ibarat phobia yang lain, bilangan kaum lelaki dan perempuan memang mempunyai nisbah yang hampir sama penghidapnya.

Ianya juga dipercayai boleh diwarisi dari ayah atau ibu (mak ayah saya tak SA pun, adik saya pun OK je…) dan selalunya penghidapSA perasan mereka ada SA pada usia awal remaja.

Social Phobia terbahagi kepada dua jenis :

BIASA

Ketakutan dan kerisauan tiba apabila berada dalam kebanyakkan situasi sosial atau mana-mana situasi yang memerlukan perhubungan dengan orang lain.

SPESIFIK

Ketakutan dan kerisauan tiba hanya di dalam sesetengah situasiseperti bercakap di hadapan khalayak ramai atautakut apabilaorang melihat ia makan di daerah awam.

Antara Situasi yang paling dirisaukan oleh penghidap Social Anxiety

- Makan di daerah awam (gerai-gerai, restoran, etc) (Huh! Tepat sekali! Seboleh-bolehnya memangakan elak dari makan kat luar!)

- Bercakap di hadapan khalayak ramai (present kat depan kelas, present kat dalam dewan etc) (pernah masa part 1 hampir nak pengsan cakap masa present)

- Menghadirkan diri ke parti (hari jadi etc) (takde kawan, pastu duduk kampong plak,takdenye nakparti2 ni)

- Diperhatikan dan“diadili” dan dikritik oleh oranglain. (definitely! Risau bila orang kata kita hodohlah, bodohlah, tak hensem apa segala.. padahal memang betul pun)

- Menulis di khalayak ramai (macam menulisdalam bilik examke, kat daerah awam ke)(errkk??Aku tak rasa camtu pun….)

- Menjadi pengurus yang menguruskan aktiviti korporat ibarat seminar etc… (Takpernah mengurus aktiviti camni…)

- Melihat “mata” orang lainsewaktu bercakap terutama orang yang tak dikenali (aku cakap ngan lecturer pun tunduk, kekadang ngan kawan2 pun saya tunduk, tak pandang mata)

- Memulakan perbualan (Ni paling nyata, saya memang bisu je, tambah2 kalau dengan orang tak kenal, saya ingat lagi masa module 2, ada sorang minah tu cakap muka saya mcm orang gres lepas mati anak, shit la that girlz!)

- Diperkenalkan kepada orang lain (aiyoooo… memang sangat2!)

- Making a phonecalls (yes! Nipun sama… saya memang tak suka call orang, and angkat phone pun jarang, kalau angkat pun orang yang memang saya dah betul2 kenal)

- Memberi dan mempertahankan hujah anda (yes! Ni pun sama gak! AKu susah nak bagi pendapat dan berhujah… padahal point adaje and sometime memang saya taw apa yang orang tucakapsalah)

- Jumpa dengan orang yang tak dikenali, tambah2 jantina yang berlainan. (Serious!AKu berdebar jumpa pompuan, nak cakapngan ia orangpun susah… especially pompuan yang hot2 ni! Memang saya rasa saya tak standard eksklusif nak kawan, apatah lagi coup lengan ia org, banyak kali dah memendam rasa, kecewa bila tgkpompuan yang kita suka “dirampas” lakilain… tapi salah sendiri gak, sape suruh tak nak approach kan…)

- Menjadi acuan orang (Yes!Yes! Yes sangat!!!! Aku tak suka menjadi perhatian orang….Situasi camni selalunya macam kita tiba lewat ke kelas, orang dah penuh dalam kelas, tetiba kita bukak pintu, tengok orang semua dah datang, ya ampunn.. Tuhan yang tau perasaanaku kalau jadi camtu… that’s why saya memang tiba awal ke kelas…. Kekadang takde org lagi saya dah datang… hehehe)

Simptom-simptomSocial Anxiety :

SIMPTOM SECARA FIZIKAL

*. Muka jadi “merah padam”…. (erkk??)

*. Suara yang tergagap-gagapdan tanganyangbergetar-getar

*. Muka berpeluh sejuk dan tangansejuk mcm kena rendam dalam ais watu (padahal cuaca panas tak ingat)

*. Serangan panik (nak kuar dari situasi sosial tu)

*. Ketegangan otot

*. Susah nak bernafas

*. Nampak mcm tak tentu arah, muka tension etc

*. Asyik tunduk kat bawah je… susahnak maintain eyecontact

SIMPTOM SECARA COGNITIVE (DALAMAN)

*. Takut “diadili” dan dikritik oleh oranglain.

*. Takut kalau-kalau dijadikan “center of affection”

*. kepercayaan orang dok kata ia bodoh, dungu, lemahdan gila

PERSONALITI ORANG SA

*. Kurang keyakinan diri dan tak percaya pada diri sendiri

*. Sentiasa berfikiran negatif – “alahai, bodohnya saya hari ni”, “akulah insan paling tak hensem kat dunia ni”, “alah, ia tu orang KL, hot plak tu, urban, takde maknanya nak mitra denganaku yang gila and kurang pintar ni”

*. Skill sosial yang rendah. Pendiam.

*. Sangat sensitif terhadap kritikan. Namum tak nak ubahpun… (mcm aku)
NB:copas tp sesuai ma aq dg sdikit pelengkap drq

sumber : Speed DeerMeant BadMan SouPermen

Saya Menderita Gerd + Anxie Semenjak Tahun 90 An, Sembuh Sesudah Ke Psikiater

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
 Sedikit saya mau bagi pengalaman kepada sesama penderita gerd dan anxie Saya Menderita GERD + Anxie semenjak Tahun 90 an, Sembuh sehabis Ke Psikiater

Sedikit saya mau bagi pengalaman kepada sesama penderita gerd dan anxie.... walaupun saya belum sembuh total.

Saya mulai kena tahun 90.. sensasi yang saya rasakan menyerupai yang kalian rasakan.. jantung berdebar terus detaknya terhenti sejenak.. kaki dan tangan dingin.. bersendawa.. masakan serba di batasi..lemas.. Cemas..takut dengar gosip duka.. takut di keramaian..

Setiap ketika yang dipikirkan hanya kematian.. selalu merasa punya penyakit di badan.. insomnia.. itu semua sensasi yang saya rasakan semenjak thn 90 dan semenjak ketika itu saya setiap bulan berkunjung ke dokter..

Sementara saya berjuang terus melawan sensasi-sensasi itu.. Adik saya dan temannya juga kena sensasi menyerupai itu.. tapi beruntung adik saya dan temannya tidak terlalu usang beliau rasakan sebab dokter yang menangani mereka mengarahkan ke psikiater dan saya lihat mereka sehat kembali..

Saya yang tadinya masih bermain dengan sensasi yang nano-nano nekad juga beralih ke psikiater.. tepatnya april 2013 saya mulai konsul ke psikiater.. dan Syukurlah semangat hidup saya kembali.. saya sudah berani ke mana-mana sendiri.. sudah berani naik motor.. sudah makan cabe,asam..

Tahun 2016 secara perlahan saya mengurangi takaran tanpa sepengetahuan dokter.. Syukurlah kesudahannya lepas.

Makara kepada sesama penderita anxie dan gerd Jangan frustasi ya.. berusaha terus berobat barengi dengan iman bahwa kalian akan sembuh..

Tuhan memperlihatkan cobaan sakit menyerupai ini semoga kita dapat berguru ikhlas..Sabar.. Ibadahnya lebih di tingkatkan...

Saya bukan untuk menggurui atau mengarahkan kalian ke psikiater.. tapi ini dapat dijadikan pertimbangan bahwa dari pada ber lama2 sakit lebih baik kita di tangani dokter yang tepat..

Semoga Tuhan selalu memperlihatkan limpahan Rahmat kesehatan kepada kita semua di dalam menjalani hidup ini..Aamiin

SALAM SEHAT JIWA..

Kecemasan Depresi, Merasa Bersalah Berat Tubuh Berkurang

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
Depresi

saya izza , Sekolah Menengan Atas umur 18 tahun saya mengalami kecemasan, sedih, merasa bersalah terus, awalnya saya tidak menerka jikalau ternyata depresi berat itu kurang lebih 3 tahun.

Saya kini semakin galau .yaa saat-saat saya pindah rumah asal ortu dulunya gak papa lantaran di rumah nenek banyak teman.

Saat-saat pindah ini saya ibarat orang gila. kesepian, lantaran ibu saya sakit juga alhasil saya aib untuk keluar rumah , terkadang saya takut dengan keramaian.


Ayah saya orangnya sabar pendiam tidak humoris , itulah yang mmbuat saya menjadi tertekan , kerap bengong ,nangis tanpa lantaran , ngapa-ngapain tidak semangat alhasil malez, makan tidak nafsu sampai berat tubuh saya menurun terus.

Sholat rasanya juga tidak khusuk, setiap berguru dan memahami pelajaran saya tidak dapat konsen . ujian UN saya hanya dapat pasrah sama Alloh .

Akhir ini berfikiran untuk kuliah jauh lantaran ingin hidup bebas dan dapat senang , tapi saya tidak PD berat tubuh saya tidak ibarat seumuran dengan saya , saya pernah dihina dibanding-bandingkan anaknya yabg masih SD padahal saya sudah Sekolah Menengan Atas , tolong bantu saya saya butuh solusinya .terimakasih

Di Umur Yang Sudah Matang Belum Punya Jodoh Dan Karir Alasannya Yaitu Anxiety

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
Di Umur yang sudah Matang Belum punya Jodoh dan Karir Di Umur yang sudah Matang Belum punya Jodoh dan Karir alasannya ialah Anxiety

Pernah gak sih kalian ngerasain hidup kayak gw??

Di umur yang seharusnya sudah matang tapi belum dapatin apa apa? Belum punya karier apalagi jodoh? Enak gak rasanya? Sedih? Bukan lagi geng nusuk parah. Kalau bisa mati eksklusif masuk nirwana gw niscaya pilih mati.

Coba deh kalian mikir kalau contohnya kalian cuma jomblo aja niscaya bisa lah hangout sama temen happy happy, shoping, jalan jalan sama duit yang kalian punya setidaknya kalian masih punya sisi yang bikin kalian besar hati sama diri kalian sendiri.

Kalau kalian cuma gak punya karier aja bisalah senang sama pacar kalian ada yang care sama kalian atau mungkin bisa pinjam duitnya pacar kalian dulu.

Nah sedangkan gw? Beeeh miris anjir, sedangkan gw aneka macam harapan yang masih jauh dari kenyataan. Masih ngumpet di bawa ketek orangtua rasanya gak pantes banget guys.

Selama ini orangtua juga sudah banyak berkorban sama hidup gw, masak gw mau nyusahin hidup mereka lagi?

Iya gw tau kok bokap gw sering banget bandingin gw sama anak temenanya yang sudah sukses, kerja di kawasan yang bergengsi bla bla deh, bokap gw tau kok gw kena penyakit anxie ia juga tau kalo gw orang nya gak bisa capek tapi mungkin itu ialah bunyi hati bokap gw yang terdalam ingin anaknya yang cuma sepasang bisa sukses.

Aku juga sudah mencoba nya pa, sebisa aku, semampu aku. Maaf kalau saya belum bisa menyerupai yang kamu mau.

Aku masih ingin berusaha bagaimana caranya bisa lepas dari anxie dan kliyengan ini semoga saya gak sebentar sebentar lelah sebentar sebentar capek pa. Aku mau juga menyerupai temen temen saya yang sukses, mereka sudah punya mobil, rumah, istri, suami, dan anak siapa yang tidak ingin hidup normal pa.

Sekarang saya bersyukur sanggup kesempatan mengajar di panti meskipun 1x dalam seminggu bisa ngajar adek adek segitu banyak dalam satu ruangan bagiku reward yang luar biasa untuk ku.

Meskipun lagi ya pa saya masih di anter jemput sama papa belum bisa bawa motor sendiri ( takut vertigo di jalan) maaf pa saya selalu merepotkan hidup mu.

Asam Lambung Sebab Stress Pikiran Takut Mati

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 5 Comments
Lemon Water

Mau coba menyebarkan pengalaman.. 

Saya 2 tahun ngalamin hal-hal yang teman-teman rasain..dari panik takut mati tubuh gemeteran sehabis asar.. keleyengan tubuh sakit semuah sensasi sesak panas uluhati leher kecekek tenggorokan berasa ada yang ganjel indera pendengaran sakit ngedengung mata kabur pusing setiap hari.

Punuk tangan kaki sakit cenut-cenut ubun-ubun suka berdenyut kedutan dimata dahi kepala udel gigi linu sariawan verbal cuek serasa ngemut es nafas cuek banyak lahh..

Semuah itu berawal dari meninggalnya papah terus saya baca artikel di mbah google perihal gejala janjkematian dan malam pertama di alam barzah.. saya telen mentah2.. dan 10 hari sesudah papah meninggal sayah sakit ini..

Panik awalnya saya ga tau sayah sakit apa kedokter cek semuah hasil normal manis jantung paru rematik normal semuah.. dokter bilang saya cemas berlebih.. jika sayah pikir bener deh kaya orang ga waras akuu..

Semuah saya kaitin ke artikel ituh sampe sakit apa sedikit saya cari di mbah google klik yang keluar tanda janjkematian lagi lagi lagi dan lagiii...

Sampai rasanya hidup itu ga berwarna ga ceria anak rewel nangis ajah mikirnyaa waahh jangan-jangan mau mati niihh.. tapi saking sudah lelahnya sayah ruqiyah ada akibatnya damai sayah dibawa kemajelis ta'lim sama suami aga damai mendingan..

Tapi yaahh kumat lagi lagi lagi dan lagi.. sayah stop sambel saya minum madu awalnya bener2 ampuh tapi lama2 malah makin parah hingga muntah lendir kuning pahit dan diare tubuh lemess ga karuan..

Terakhir saya ke dokter dikasih resep racikan buat sayah tidak mengecewakan mahal tapi alhamdulillah duduk kasus lambung berkurang pikiran selalu dialihkan.. jika kumat saya mikir apa yang salah tadi makan apa ngelakuin apaa yaa..

Ternyata kata dokter penyakit ini 70% alasannya yaitu stres pikiran kita ningkatin aslam jadi lari kemana2.. jadiii sahabat ayoo kita stop pikiran kita yang aneh2.. cape bangett tauu ngerasain ini jadi kita harus berjuang ngalihin pikiran kitaa..

Ga praktis emang tapii yaa harus berusaha.. katanya dokter pasrah iklaskan semuahnya.. Allah udah ngatur segalanya.. walau sampe ketika ini tubuh sayah sakit kaku tapi sayah mikir alasannya yaitu kecapean kurang gerak  olahraga.. ga mau mikir kesitu lagi.. capee capee banget..

Segerin pikiran berenang kata dokter olahraga yang bagus.. lahh sayah takut tenggelem dok.. ehh ia malah bilang lawan klo kau mau sehat semuah dari pikiran kitaa budi sehat tubuh juga sehat.. maaf yaa masih panjang tapi pada dasarnya gitu.. masakan dan pikiran dijaga.. biar kita selalu sehat yaa teman.. maaf kalaou ada yang ga berkenan..

Gara2 Gerd + Anxie Sebagai Pns Karirku Hancur Panik Cemas Sendawa Tanpa Henti

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
 Alhamdulillah cari cari tahu sana sini hasilnya saya tahu tenyata ada blog penderita GERD Gara2 Gerd + Anxie Sebagai PNS Karirku Hancur Panik Cemas Sendawa Tanpa Henti

Assalamualaikum, selamat dini hari pagi semua,. Alhamdulillah cari cari tahu sana sini hasilnya saya tahu tenyata ada blog penderita GERD !

Mau share juga minta masukan yang sanggup membantu solusi dan menguatkan dear netizen

Aku Puji umurku 25 tahun kira kira 6 tahun yang kemudian saya dikala masih kuliah D3 datang tiba saja pulang main sama sahabat sahabat Sekolah Menengan Atas diperjalanan pulang saya merasa perut saya tidak enakk sekali !

Memang dikala itu dari pagi saya pergi main belum makan , makan gres menjelang sore hingga rumah dada saya sesak, pengenya sendawa terus dibawa ke dokter umum malam itu ga ada perubahan.

Akhirnya di bawa ke RS lantaran saya tiba2 sendawa terus ga berhenti saya galau , nangis dan dokter bilang sabar dek nanti juga hilang yang saya tahu sendiri dari situ saya mulai di kasih obat omeprazol, ranitidin suntik maupun tablet juga obat2 maag.

Hingga hasilnya saya pulang hingga dikala ini masih suka tiba2 sendawa ga berhenti , malam selalu batuk tiba2 hingga payahhh banget terus tiba2 hilang sendiri itu batuk.

Tahun 2015 di RSPAD oleh dokter gastro saya disuruh endoskopi , dengan hasil biopsi ada luka lambung (-) kuman poly kemudian sesudah itu tetap saja saya keluar masuk RS mulai dari tifus dan penyakit lambung.

Soal makan saya dari dulu memang sudah ga pernah minum soda tepatnya mulai Sekolah Menengan Atas dan makan pun diatur sekali mengingat Ibu ku punya diabetes , nah sudah 2 tahun belakangan ini saya mencicipi makin payahhhh banget , anxiety dan menyerupai punya ganguan panik tiba2 keringat masbodoh , gelap , mau pingsan , pusing bergoyang dsb.

Sampai beberapa kali di beberapa kawasan keramaian saya mau pingsan.

Sebagai anak muda pun karir yang saya sanggup hancur pada tahun 2017 awal kemarin alasannya gimana mau jalanin kontrak kerja dengan pemerintah saya rasanya suka ga karuan rasa saya kira jangan2 saya ada sakit gula periksa tapi normal terus namun kini yang terus saya rasa perut ga nyaman , menyerupai membesar kadang , tenggorokan kaya ada yang nyangkut kadang panas juga serta jika lagi kumat datang tiba aka sendawa terus ohya kemarin cek lab pun leukosit dan LED saya tinggi dibawah normal , BAB saya sudah 2 ahad agak gelap suka mencret dan suka keras ada yang sanggup membuatkan pengalaman ?

Segala macam obat lambung semua udah pernah saya minum, minum biang kunyit pun saya rajin cuma ya itu jika lagi timbul panik tiba2 dan cemas tiba2 rasanya Ya Allah saya kaya mau mati murung banget tapi ga ada yang paham

Aku Anxietas Kecemasan Berlebih Berawal Dari Membaca Gejala Kematian

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
 saya juga di bilang ngga panjang umur pas liat garis tangan saya Aku Anxietas Kecemasan Berlebih berawal dari Membaca Tanda-Tanda Kematian

Dulu waktu saya berumur 8 thn, kira-kira 17 thn yang lalu,, ibu saya meninggal,,

Terus,, saya juga di bilang ngga panjang umur pas liat garis tangan saya,, belum lagi ada yang bilang kalo wajah saya sangat menyerupai dengan ibu saya.

Terus, ngga usang itu ada yang mimpi kalo ibu saya mau jemput saya..

Kalian bayangin saja,,, seorang anak yang gres umur 8thn, sudah di suges dan di bilang kaya gitu............

Sejak ketika itu,, hari2 saya mulai kacau, seorang anak yang tidak sanggup kasih sayang dari seorang ibu, belum lagi sering di hina, sering di bully, dimana ibu teman2 kadang suka marah2 sama saya, keluarga juga ngga begitu peduli sama saya,, ya Allah.. kalo saya ingat, bathin saya terasa teriris...

Sakit, kecewa, dendam,, semua saya rasakan.....

Saya benar2 menderita lahir bathin...

Dulu saya sering banget nangis tanpa sebab, murung tanpa alasannya ialah sepanjang hari, apalagi kalo maghrib, saya suka mikir kali saya akan mati,,, saya takut banget,, dulu saya belum tau apa yang di rasa...

Walau ngga separah sekarang, dulu saya sering cek2 tanda2 yang suka orang bilang gt,,

Kalo tandanya ngga sama, saya lega,, Alhamdulillah kaya nya masih usang ni . Saya suka gitu..

Seiring waktu saya mulai sanggup melupakan pikiran itu,,

Masih sanggup menjalani kehidupan normal. Belum lagi sehabis ayah saya menikah, saya hampir setiap hari ribut sama ibu tiri,, kadang ayah saya juga suka marah2 sama saya, hasilnya saya pergi dari rumah,, saya ke kota, saya coba mencari kerja di usia saya yang gres 14 thn , saya sudah merantau keluar kota. .

Ya Allah murung sekali jika saya ingat,,, saya putus sekolah, saya bekerja di warung makan orang.. banting tulang sendiri...

Sampe dulu saya pernah sakit parah,, kena tifus terus di pulangkan.. sampe kurus kering..

Singkat kisah saya kerja kembali di kota ku yang sekarang,, di situ say a bertemu dengan suami saya,, dan kami menikah. Di situ kebahagiaan mulai say a rasakan...

Suamiku sangat baik, penyabar, penyayang, segala kebutuhan ku terpenuhi,,,

Begitupun mertua juga sangat baik,, saya juga dikaruniai Putri yang sangat anggun dan lucu....
Alhamdulillah...
Dan....

Setelah saya tetapkan untuk hamil anak kedua saya, 3 thn yang lalu...
Pas hamil maka 2 bln..
Teman erat saya di kampung meninggal...
Dia sakit udah usang .. (kena TBC)

Saya sangat terpukul...
Setiap hari saya ingat wajah dia,, hingga tiap malam mimpi sama dia,, sampe saya berpikir,, kalo saya sudah erat juga..

Sampe puncaknya pas 2 bln abis melahirkan ..
Saya sampe di larikan ke UGD..
Saya kira itu malam terakhir kehidupan saya...
Alhamdulillah saya masih sanggup bernafas..
Dan ..

Di situlah awal anxietas yang saya derita hingga hari ini.....
Saya sudah lupa gimna rasanya bahagia.
Jujur... Saya sudah sangat lelah...

 Rasanya tidak henti-hentinya penderitaan ini... Ya Allah... Tidak ada yang ku inginkan lagi, kecuali hanya ingin menjalani kehidupan normal, bersama orang-orang yang saya sayangi ya Allah...

Berikanlah kebahagiaan, serta kesehatan jasmani rohani buatku Tuhan

Aku Bipolar Perlu Kasih Sayang Dan Perhatian Orang Tua

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
Bipolar

Selamat malam teman-teman.

Aku mau curhat, biar enggak bosan ya baca curhatanku ini, maaf bila terlalu mellow...

Aku sering nangis, gimana pun juga saya sayaaaaang banget sama orang tuaku. Aku sayang banget sama mereka. Walau ada sikap2 yang bahkan bikin saya nggak habis pikir dan bikin saya rahasia merasa tersakiti juga. Tetapi jauh amat sangat di lubuk hati saya mereka itu menempati nomer satu.

Aku sempat mengalami kekerasan dan pel*cehan se*sual oleh keponakan papa waktu usia 5 tahun, waktu itu mama dan papa juga lagi ada konflik. Ketika saya ngeluh sama mereka pipisku sakit mereka ga menanggapi...

Sejak lahir saya dirawat sama eyang, hingga kelas 1 SD saya sempet dirawat lagi sama mereka tapi kondisiku gag terawat (mengalami pel*cehan itu juga) hingga eyangku murka dan saya diambil lagi.

Cerita perihal pelec*han itu saya pendam hingga usia 19 tahun alasannya dulu waktu kecil saya mikir kalo saya dongeng keluarga mama dan papa bakal berantem.

Sejak usia 5 tahun itulah awal saya Bipolar, Tanpa saya sadari di alam bawah sadarku, Aku benci sama papa mama.

Mulai usia remaja saya sering berantem sama Mama, Aku pernah dikatain Mama "Dasar kau anak gag normal". Disitu saya sakit hatiiiii banget.

Dan dikala saya didiagnosis Bipolar dan saya minum obat kemudian saya relaps karna saya kehabisan obat. Aku curahin semuanya termasuk rahasia kekerasan dan pelec*han itu tapi mama papa cuma diem. Bahkan dikala saya bilang saya mau bobok sama mama saya mau cerita.
Mama bilang "jangan ganggu mama dulu, besok mama mau sidang tesis" Disitu saya nyesek lagi.

Sampai kini saya kuliah demi dapat banggain mama dan papa. Kadang iri juga sama adik yang hidupnya jauh lebih nyaman. Aku anak pertama yang harus lindungi semua keluarga. Adik terpaut 12 tahun sama aku, kini masih kelas 5 SD.

Sempet ada rasa iri sama temen2 yang dekat sama ortunya, yang dikala curhat ortunya simpatik dsb.

Aku nggak ada ikatan emosional sama sekali sama mama papa. Jangankan ikatan emosional.
Aku ditelpon selama masa kuliah aja nggak pernah.
Cuma bila ada hal penting doang misal "tolong bikinin surat pernyataan kuliah buat perpanjangan BPJS"

Aku udah berulang kali ke psikolog klinis. Bahkan kami berempat sudah berembug.. Aku mama papa dan psikologku.

Tapi hingga kini alhasil nihil. Nggak dapat ada kedekatan sama sekali. saya udah coba.

Jauh dari lubuk hatiku saya mendambakan dapat benar2 dekat sedekat-dekatnya sama mereka.

Mereka nggak tahu udah berapa banyak air mata yang tumpah buat ngadepin masalahku dari SD sampe kuliah tanpa saya dongeng ke mereka, saya tanggung sendiri.

Nggak tau waktu SD saya suka dibully dan dipukuli sobat lelaki sampe memar2 karna saya gag tinggal ama ortu. Ortu gag tau.

Ortu taunya kini saya udah remaja dan harus dapat hidup mandiri.

Aku butuh saran tolong.

Makasih ya udah mau baca....

Saya Gerd + Anxie Semenjak 2006 Terbangun Tengah Malam Kambuh Sembuh Kambuh Lagi

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
 dan hampir semua keluhan pernah dan masih saya alami Saya GERD + Anxie semenjak 2006 Terbangun Tengah Malam Kambuh Sembuh Kambuh Lagi

Saya sering baca postingan teman-teman di blog ini, dan hampir semua keluhan pernah dan masih saya alami.

Awalnya tahun 2006 tiba-tiba kebangun tengah malam dengan jantungan berdebar kencang dan perasaan ketakutan dan cemas yang berlebihan. Sejak itu saya ibarat orang absurd sering cemas, takut bahkan dikeramaian.

Keluhan-keluahan lainnya ibarat sesak nafas, pusing, keringat dingin, gangguan tidur, bahu selalu pegal, heart burn, punggung panas, nyeri sendi, mual, hampir semua keluhan sahabat pernah dan masih saya alami. Tapi Alhamdulillah sembuh pada 2008.

Nah, semenjak 2015 kemarin kambuh lagi alasannya yakni ada beberapa problem berat yang saya alami.

Dulu saya keluar masuk rumah sakit dan mencoba semua pengobatan. Tapi tidak pernah sembuh, hingga kesudahannya saya putuskan untuk mendapatkan ini penyakit. Saya tidak pernah pantangan makanan, semua saya makan, mulai dari pedas, asam, masakan mengandung gas dan semuanya. Hasilnya?? Ya sering kambuh. Lalu terus bagaimana? Ya sudah saya terima saja sambil tetap selalu positive thinking.

Penyakit ini menyerang fisik secara keseluruhan, keluhan sanggup dimana saja, kadang kita kira jantung, paru-paru, kolesterol, tulang atau sebagainya, padahal bila kita ke dokter atau cek laboratorium semua baik-baik saja.

Tapi alasannya yakni penyakit ini menyerang psikis juga jadi timbulah kecemasan yang berlebihan. Kondisi ini masih selalu menyerang saya. Perasaan mau pingsan, mati dsbnya, tapi ternyata tidak tuh. Ya kesudahannya kini saya terima saja hidup dengan penyakit ini, ga ada pantangan tuh, mau makan apa saja, mo travelling kemana saja, mau olahraga apa saja, mo nonton film horror apa saja.

Ya pada dasarnya saya ngelawan semua kecemasan pikiran dan sakit fisik yang ditimbulkan penyakit ini. Karena apa? Karena saya hidup untuk dinikmati, kita ga pernah tahu apa yang terjadi esok hari, so live your life!! Nikmati hidup kau hari ini, jangan duka atau merasa terbatasi ruang gerak alasannya yakni penyakit ini.

Kadang kita merasa orang lain lebih bahagia/ lebih sehat dari kita, well … kita tidak pernah tau permasalahan orang lain, jangan suka membandingkan!! Semua orang punya permasalahan yang berbeda-beda. Kaprikornus syukuri hidup kita yang sekarang.

Kecemasan itu sementara, saat kita sudah larut dalam kesibukan, rutinitas atau hobby biasanya penyakit ini juga hilang. Perbanyak berteman dan tertawa dengan orang-orang yang kau cintai, jauhi problem dan marah. Nikmati dan syukuri hidup kau sekarang!! Masalah kambuh dan sebagainya ya sudahlah nikmaati saja, anggap saja bunga-bunga hidup.

Mohon maaf bila tidak berkenan

Dulu Aku Pengidap Gerd Hingga Setiap Hari Kena Serangan Panik

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
 Sedikit saja sya mau menyebarkan pengalaman Dulu Saya Pengidap Gerd Sampai Setiap Hari Kena Serangan Panik

Assalamualaikum
Sedikit saja sya mau menyebarkan pengalaman.
Dlu aku pengidap gerd sampe setiap hari kena serangan panik.

Faktor yg sangat mempengaruhi aniexxy ialah GEN juga berdasarkan aku soal nya ayah aku parnoan klo sakit ia manjaa mulu.

Oke lanjut dongeng tahun 2008 masa sulit aku dimana aku harus menghadapi dua kenyataan.
Kake tercinta meninggal dan ayah sama ibu aku bercerai.

Saat itu aku sehat walafiat saja.
Bahkan tidak kenapa napa dalam artian aku sehat jasmani.

Namun setelah kepergian mereka aku merasa sendiri.
Berjuang sendiri simpulan nya aku setres memicu vertigo kronis.

Lanjut dongeng aku blm pernah ke dokter thn 2008 sya lawan sendiri ketika panic attack mulai menyerang alasannya ialah setres.

Timbulah GERD.

Oke aku lawan jugaaa dengan bermusik hura hura hidup ga jelas.
Yg aku anehkan tp mengapa waktu di thn 2009 aku malah sembuh total ga ada gerd ga ada panic attack ga ada vertigo.

Akhirnya aku terlepas dr gerd aniexy tanpa obat.
Menjaga referensi makan saja cukup dan pikiran have fun.

Wallahu allam aku kurang bersyukur waktu itu lanjut lah aku meniti kehidupan inti nya penyakit terlupakan tanpa obat dan dokter aku sembuh yes.

Tahun 2016 aku menikah dan sehabis menikah kehidupan aku bahagia.
Namun di pertengahan bulan juni july ayah aku di phk kerja.
Mulai lah masuk pikiran sya soalnya sya tulang punggung keluarga ketika mereka pisah.
Ah tetapi ini ujian aku bawa enjoy.

Entah kenapa di suatu malam aku lagi melongo total datang tiba aku pusing tanpa terang sempurna di bulan agustus kemaren aku di larikan ke rs.

Kata dokter ini panic aja asam.lambung kena.
Dan simpulan nya drop dead lah aku putus keinginan lah alasannya ialah aku tau gerd susah sembuh.

Tp setelah aku meditasi sendiri di kamar gelap aku tau penyakit aku yg paling susah ialah pikiran.
Inti nya pikiran kita jangan gampang di atur oleh referensi makan yg asal dalam artian asam.lambung tidak.di jaga.
Oke makasih aku sedang mencicipi sensasi nya

Dan aku nyimpulin pikiran kita sedang di desak negatif oleh asam.lambung.
Jd pada dasarnya jaga referensi makan dan tdr ckup mungkin sembuh lg aku kaya dlu.
Dan faktor.psikis sangat ngaruh kata saya.
Trims

Saya Penderita Ods (Skizofrenia) Galau Harus Sedih, Kecewa, Murka Atau Bahagia.

Posted by Mr sumari at September 25, 2018 0 Comments
Schizophrenia

Jujur aja kemaren malem kepala saya sakit. Saya kira pas tidur uda ga sakit ga taunya pagi tadi masih sakit cuma bedanya kadang muncul kadang ilang.

Memangnya jikalau kepala suka sakit itu perlu ke psikiater buat berobat? memangnya jikalau saya takut liat temen kuliahan saya setiap hari bawa pisau di kendaraan beroda empat itu, apakah ketakutan tanda penyakit jiwa? saya aja ods ga pernah bawa pisau.

Kata temen saya yang bawa pisau setiap hari ke kuliahan ia pengen buka botol bir bukankah jikalau mau buka botol bir dapat buka pake pembuka kaleng botol ngapain pake pisau agak absurd berdasarkan saya.

Dulu ada orang yang bilang ke saya jikalau si A ini psikopat suka berbuat yang berangasan ke pacarnya? Jujur aja sih ya secara langsung saya simpulin jikalau psikopat itu kan harus ada test tersendiri oleh tim yang berpengalaman di kejiwaan gres di simpulkan psikopat itu kata saya, ke dua dapat aja pacarnya bikin info buat putus ato ada persoalan di antara mereka yang di tutupin, ke tiga selama orang itu ga ganggu hidup saya ya saya ga ganggu hidup ia ato selama mereka ga hancurin hidup saya, saya ga hancurin mereka lagian jikalau andaikata A psikopat ato ga ya itu bukan urusan saya itu urusan dia. Namanya ucapan insan kan mengenai penyakit kejiwaan harus ada lewat diagnosa dari orang yang berpengalaman kan di kejiwaan bukan kata orang biasa menilai A psikopat ato skizo, dll.

Jujur aja saya punya abjad melankolis plegmatis makanya jikalau ga suka sama orang agak di pendem, jikalau papa saya agak keras jikalau ga suka orangnya dapat blak blak an ngomelin orang itu. Jujur aja ada benernya juga kok kata psikiater saya ihwal saya, jikalau saya senyum tapi raut wajah sedih. Ini bukan tandanya saya munafik amat gitu ato ular berkepala sepuluh tetapi kalaupun saya dongeng ke sahabat sahabat saya ya sahabat saya juga ga dapat bantu persoalan saya. Saya murung amat di belakang alasannya liat benda berubah juga di ketawain banyak orang makanya lebih baik saya menyembunyikan aja.

Dulu pas saya ke psikiater saya ketemu sama temen kuliah, ia tanya ke saya kenapa ke psikiater? saya jawab dengan penuh dogma aja saya punya phobia terhadap ketinggian. (hal itu saya katakan semoga ga di jadikan lawakan ato info ato saya di isolasikan), pernah pas saya jalan jalan sama temen kuliah yang lain eh pas deh tuh penyakit dateng lagi saya liat harga sampo merek Good botol gede amat harganya 20 ribu ga taunya pas di kasir harganya 40 ribu lebih, masalahnya uda saya salah ngotot lebih kenceng pas di tanya temen saya kata saya harganya 20 ribu lebih botol sampo good segede gitu ga taunya 40 ribu lebih. Saya bilang aja mungkin saya salah liat sampo ukuran kecil di samping botol sampo good yang ukuran gede harganya 20 ribu. Untung deh ia ga curiga. Sukur deh.

Mama saya suruh jikalau saya jalan jalan ke mall sama temen jangan sendirian tapi jujur aja daripada saya sakit ati patah hati alasannya di tolak di dalam persahabatan alasannya kondizi jiwa begini enakan sendirian jalan jalan liatin orang normal yang punya masa depan cemerlang, saya pernah liat orang normal di mall sambil terdiam sampe suami saya nanya liat dan mikir apa? saya diemin melulu suami saya.

Jujur aja kadang hati saya murung dan sakit amat kenapa saya harus kenal sama temen saya yang ga pernah saya rusak hidupnya, ga rusak keluarganya tapi mereka buat saya menderita skizofrenia, kenapa saya harus punya penyakit begini amat yang buat diri saya di jauhin orang normal dan di fitnah makan daging orang makanya saya sangat aib dan kecewa pada diri saya, saya lebih menentukan mengurung diri di kamar sampe papa saya dulu ngomong kenapa saya kurung diri di kamar dan ga ngobrol sama orang lain alasannya jujur aja saya merasa beda sama diri orang lain daripada saya sakit ati mending saya sendirian aja.

Jujur aja saya ga nyalahin siapa siapa dalam persoalan ini, apa sopan dan punya susila ga jikalau mereka ga pernah di rusak hidupnya sama orang itu malah hidup orang itu di rusak sama mereka cuma alasan harus menanggung kesalahan yang ga ia buat sama sekali untuk persahabatan sejati sedangkan insan punya keterbatasan menanggung persoalan ia yang lain di hidup mereka yang mungkin orang lain ga tau alasannya namanya insan yang di nilai dari luar.

Saking terlalu banyak persoalan yang orang itu tanggung ya makanya saya jadi ods terus saya di tertawakan gila. Jujur aja saya terima mereka perlakuin saya begini jikalau saya uda bunuh dan mutilasi orang bau tanah mereka, uda buat keluarga mereka gila tapi saya ga apa apain temen kuliah saya. Kenapa ya insan itu suka melampiaskan sakit ati mereka ke orang lain yang ga ada korelasi sama persoalan mereka sebagai misalnya saya.

Mereka senang melihat saya jadi orang gila. Jujur aja sih pas saya doa tolong Tuhan cabut nyawa saya setiap hari ya alasannya tampaknya kaki ini berat amat buat jalanin hidup, masa depan saya juga masih sangat panjang.

Jujur aja dulu saya pernah nanya ke sekretaris jurusan akuntansi di kawasan saya kuliah, saya bilang kenapa sekalian saya ga di bunuh dan di mutilasi aja di kampus semoga kalian semua puas sehabis kalian buat saya melihat benda berubah? Kalau saya meninggal dunia saya kan niscaya senang amat dapat di nirwana jadi ga perlu pusing mikirin ods. saya pengen banget nahan emosi saya tapi setiap saya inget persoalan ini emosi saya naik dan saya pengen murka marah. Kadang emosi saya dapat meledak ledak dan dapat tenang.

Jujur aja dulu temen saya bilang jikalau saya munafik alasannya dari raut wajah murung tapi senyum, saya senyum alasannya hati saya tambah sakit banget jikalau saya nangis mikirin saya ods akan tetapi saya tersenyum malah seolah olah saya menutupi kesedihan saya. Jujur aja saya suka galau harus sedih, kecewa, murka atau bahagiaa ato besar hati amat jadi ods.

Recent Articles

Blogroll

Recent News

© 2014 Sahabat sehat.
Powered by Themes24x7 .
back to top